Statistics
Pengunjung: 2434502
|
Welcome to HaryonoSuyono.com
|
Article
|
|
17 March 2001 Dalam suasana hiruk pikuk membangun demokrasi, kebebasan, keterbukaan, tertib hukum dan kesetiaan kepada konstitusi, yang disertai dengan wacana diskusi hangat, unjuk rasa dan segala cara yang dianggap cocok untuk pendidikan politik baru di Indonesia, tiap kelompok masyarakat tampil dengan pendekatan yang berbeda-beda. Ada yang hampir setiap hari muncul menggelegar membawakan tema-tema menarik di sekitar hotel Indonesia, di depan gedung MPR/DPR, atau di depan Istana Presiden. Be first to comment this article | Views: 781 |
|
Baca selengkapnya...
|
|
|
Article
|
|
03 March 2001 Dalam dua minggu ini sebagian masyarakat sibuk membicarakan keputusan pengadilan tentang Bapak HM Soeharto dan kenaikan harga BBM. Dengan mengatas namakan dirinya sebagai pembela reformasi dan penduduk miskin, mereka melakukan protes bahwa pemberantasan KKN dikhianati. Sebagian lain menyatakan bahwa penduduk miskin akan sangat menderita dengan kenaikan harga BBM. Tetapi Mulyono, seorang petani sederhana dari Kecamatan Boyolangu, Tulung Agung, tidak terbawa dalam arus kesibukan itu. Biarpun dia bukan seorang Insinyur lulusan Universitas bergengsi, bukan pula seorang genius, bukan pula seorang pakar, tidak pula mengaku pembela penduduk miskin, tetapi petani maju yang berjiwa pemimpin, dengan kelompoknya yang rajin, tekun dan bekerja keras, mampu meningkatkan produksi blimbing dengan cara unik untuk mengentaskan kemiskinan. Mulyono yang petani sederhana itu adalah keturunan orang tua dan nenek moyang yang juga sederhana. Keluarganya kebetulan termasuk dalam kelompok masyarakat yang tinggal di desa yang dikategorikan sebagai desa IDT. Sebagai kelompok keluarga miskin, selama bertahun- tahun dia dengan seluruh masyarakat sekelilingnya telah berjuang di lahan yang relatip tidak subur dan kurang menjanjikan. Berkat upaya khusus dalam pengentasan kemiskinan mulai tahun 1993, serta upaya lanjutan lainnya, masyarakat makin sadar bahwa hanya dengan bersatu dan bekerja keras tidak kenal lelah, memanfaatkan kesempatan program yang ada, mereka bisa mengentaskan dirinya dari lembah kemiskinan. Be first to comment this article | Views: 703 |
|
Baca selengkapnya...
|
|
|
Article
|
|
11 February 2001 Setelah hampir dua tahun pemerintah boleh dikatakan “istirahat” dalam mendukung pengembangan upaya-upaya pengentasan kemiskinan, kini mulai ada tanda-tanda positip upaya itu akan digalakkan kembali. Tanda-tanda positip itu nampak serentak di seluruh Indonesia dengan dimulainya pendataan keluarga yang diselenggarakan oleh BKKBN dan jajaran lainnya, mulai hari ini. Hasil pendataan itu akan dijadikan peta untuk mendukung pemberdayaan keluarga pra sejahtera dan keluarga sejahtera I, yang apabila tidak diperhatikan pasti akan terpuruk masuk dalam kelompok keluarga miskin. Peristiwa yang nampaknya biasa, rutin, tidak gegap gempita dan selalu diadakan setiap tahun itu, harus dikembangkan menjadi suatu komitmen yang sangat tinggi dari pemerintah, masyarakat dan seluruh jaringan pembangunan. Kita harus menyambut peristiwa itu dengan penuh puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena dengan adanya pendataan tersebut seluruh jajaran pemerintah dan kekuatan pembangunan masyarakat yang ada bisa dibangkitkan kembali untuk peduli dan dengan gotong royong menyingsingkan lengan baju bersama-sama meringankan tugas keluarga-keluarga yang berada diambang kesengsaraan. Be first to comment this article | Views: 806 |
|
Baca selengkapnya...
|
|
|
Article
|
|
06 January 2001 Hari Rabu lalu Badan Pusat Statisitik (BPS) mengumumkan hasil sementara Sensus Penduduk yang diselenggarakan bulan Juni 2000 yang lalu. Jumlah penduduk Indonesia pada sekitar bulan Juni 2000 itu adalah 203,46 juta jiwa. Jumlah itu jauh lebih rendah dibandingkan proyeksi yang dibuat sebelumnya. Pada akhir tahun 1960-an para ahli memperkirakan proyeksi jumlah penduduk Indonesia pada tahun 2000 sekitar 280 juta jiwa. Angka itu diubah pada tahun 1980-an menjadi 240 juta jiwa. Kemudian disempurnakan dengan hasil Sensus dan Survey yang makin banyak menjadi sekitar Ib>220 juta jiwa. Pada tahun 1995 dibuat proyeksi baru dan diperkirakan jumlah penduduk Indonesia adalah sekitar 213 juta jiwa. Dengan adanya data yang lebih lengkap dan hasil-hasil Program KB yang makin gencar, pada tahun 1997 angka itu disempurnakan lagi menjadi sekitar 208 juta jiwa. Memang, dengan cara sederhana kita selalu bisa mengembangkan proyeksi baru dengan menyesuaikan beberapa variabel yang dianggap tidak cocok lagi dengan perkiraan yang dipergunakan sebelumnya. Dengan cara itu semua ahli demografi tahu bahwa usaha itu bisa menghasilkan angka perkiraan baru yang jumlah dan variasinya hampir tidak terbatas. Be first to comment this article | Views: 7266 |
|
Baca selengkapnya...
|
|
|
Article
|
|
22 December 2000 Dengan pengantar singkat dari Wakil Presiden RI, Ibu Megawati Soekarnoputri, sebuah buku "Memikul Gunung", setebal 216 halaman, pada hari Rabu lalu diluncurkan oleh ,Menteri Negara Urusan Koperasi dan PKM, Drs. H. Zarkasih Nur, di Jakarta. Buku itu menceriterakan kisah-kisah perjuangan para pewarung, suka duka dan kisah sukses anak bangsa yang kebetulan adalah pewarung-pewarung kecil yang tergabung dalam jaringan Koperasi Warung JK, Jembatan Kesejahteraan, dari seluruh wilayah Jabotabek. Berbeda dengan peluncuran buku-buku semacam ini, yang pada umumnya menceriterakan kisah sukses dari para petinggi, kisah-kisah yang dimuat dalam buku itu tidak diramu dan dibumbui penyegar oleh para penulis handal. Kisah-kisah itu adalah penuturan sederhana apa adanya dari para Ibu-ibu atau keluarga yang berhasil dalam perjuangannya yang gigih dari pagi, siang, sampai larut malam menghadapi persaingan yang sangat ganas di Jabotabek. Dengan telaten mereka menggelar sepetak warung dirumahnya, atau numpang di ditempat sempit yang dia pinjam dari tetangganya. Semula Ibu-ibu itu hanya mimpi mendengar dari radio dan menonton di televisi kisah sukses dari Bapak-bapak konglomerat di jalan-jalan protokol dengan toko dan kiosnya yang gemerlapan. Be first to comment this article | Views: 2918 |
|
Baca selengkapnya...
|
|
| << Mulai < Sebelumnya 281 282 283 284 285 286 Selanjutnya > Akhir >>
| | Hasil 1416 - 1420 dari 1427 |
|
|