Statistics
Pengunjung: 2431695
|
Welcome to HaryonoSuyono.com
|
Article
|
|
Besok pagi bangsa Indonesia akan memperingati Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) tahun 2009. Kesetiakawanan sosial merupakan warisan budaya gotong royong yang menjadi inti Pancasila. Kesetikawanan sosial bukan sekedar gotong royong untuk mengatasi masalah bersama seperti musibah, tetapi jauh lebih dalam menyangkut jati diri bangsa yang menjadi dasar bahwa bangsa ini sejak jaman dahulu tahan banting karena mempunyai naluri bersatu, tenggang rasa disertai solidaritas dan kepedulian yang tinggi dan penghargaan dan kesanggupan menepis perbedaan untuk memecahkan masalah, memberi perhatian terhadap kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi. Kesetiakawanan sosial mempunyai jangkauan yang sangat luhur karena budaya ini mendorong seseorang atau sekelompok masyarakat bukan saja memberi perhatian kosong, tetapi dengan baik menempatkan seseorang atau sekelompok masyarakat sanggup mengulurkan tangan memberi bantuan tanpa pamrih kepada masyarakat membutuhkannya.
Be first to comment this article | Views: 158 |
|
Baca selengkapnya...
|
|
|
Article
|
|
Pada bulan September lalu, dua tokoh peneliti dari Kementerian Pekerjaan Umum, Ir. Nana Terangna Ginting, Dipl. EST, dan Dr. Ir. Bambang Soenarto, Dipl. HE, M. Eng., masing-masing dikukuhkan sebagai Profesor Riset Bidang Kualitas Lingkungan dan Tata Air dan Bidang Hidrologi Aplikasi. Pengukuhan itu dilakukan oleh Ketua Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Prof. Dr. Umar Anggara Jenie. Menyambut pengukuhan itu Menteri Pekerjaan Umum, Ir. Djoko Kirmanto, memberi komentar bahwa jumlah peneliti sekaliber kedua orang tersebut dalam lingkungan Departemen Pekerjaan Umum masih langka. Padahal apabila hasil penelitiannya dapat diterapkan dalam pembangunan di Indonesia, maka hasil penelitian tersebut akan membawa manfaat yang sangat besar bagi umat manusia maupun untuk meningkatkan citra dan martabat bangsa. Seperti diketahui dewasa ini Index Pembangunan Manusia (IPM) Indonesia sangat terpuruk pada ranking 111 dari sekitar 180 negara di dunia. Peningkatan kualitas pembangunan manusia dalam ukuran Index Pembangunan Manusia (IPM), atau dalam ukuran Human Development Index (HDI), memerlukan pendekatan yang menempatkan manusia sebagai titik sentral pembangunan.
Be first to comment this article | Views: 158 |
|
Baca selengkapnya...
|
|
|
Article
|
|
Dalam dua minggu ini, sejak kita merayakan Hari Raya Idul Adha, yang juga terkenal dengan nama Hari Raya Qurban dan Haji 10 Dulhijah 1430H, dan saudara-saudara kita yang menunaikan ibadah haji menyelesaikan segala ibadah yang diwajibkan, berturut-turut lebih dari duaratus ribu jemaah Indonesia kloter demi kloter kembali ke tanah air. Di mana-mana di airport, terminal bus dan kereta api, penuh dengan saudara kita berpakaian muslim, lebih khusus lagi berpakaian ala keluarga dari Timur Tengah, membawa koper atau tentengan yang nampak sangat berat, antri untuk memasuki terminal dan mengejar pesawat, kendaraan atau kereta yang akan membawa mereka kembali ke kampung halamannya.
Be first to comment this article | Views: 166 |
|
Baca selengkapnya...
|
|
|
Article
|
|
Minggu lalu Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bojonegoro, Ibu Suyoto, menilpon Yayasan Damandiri menyatakan bahwa PKK binaannya dalam musim hujan ini telah siap melakukan gerakan pengembangan kebun halaman rumahnya dengan tanaman sayur, cabe dan bahkan siap pula dengan kolam-kolam buatan untuk memelihara lele atau ikan-ikan yang mudah tumbuh besar untuk keperluan peningkatan gizi warganya, utamanya anak-anak batita dan balitanya. Ternyata Ibu Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bojonegoro itu tidak sendirian, Ibu Ketua Tim Penggerak PKK Kota Bekasi, Ibu Muchtar Muhammad, dengan warganya bukan saja siap, tetapi telah menggarap hampir setiap halaman rumah penduduknya untuk ditanami sayuran dan aneka keperluan rumah tangga dalam rangka mengembangkan Kebun Bergizi yang sedang dikembangkan menjadi budaya baru di musim hujan sekarang ini.
Be first to comment this article | Views: 158 |
|
Baca selengkapnya...
|
|
|
Article
|
|
Bulan Desember ini merupakan hari-hari akhir untuk tahun 2009 yang akan dipenuhi dengan berbagai Peringatan Hari-hari Nasional dan Internasional yang umumnya mempunyai sifat mengundang kepedulian kita kepada sesama anak bangsa, utamanya yang tertinggal dalam pembangunan. Akhir bulan lalu kita memperingati Hari Raya Idul Adha yang mengajak mereka yang mampu untuk berkorban demi keadilan dan kebersamaan dengan sesama yang tertinggal dalam pembangunan dan miskin. Seluruh Ummat Islam, setelah sholat berjamaah, beramai-ramai memotong hewan kurban dan membagikan dagingnya kepada mereka yang dianggap berhak menerima sebagai simbul kepedulian sesama anak bangsa, sekaligus sebagai upaya membangun jembatan kebersamaan yang lebih lestari.
Be first to comment this article | Views: 83 |
|
Baca selengkapnya...
|
|
| << Mulai < Sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Selanjutnya > Akhir >>
| | Hasil 26 - 30 dari 1427 |
|
|