|
Siaran Haryono Show di Radio DFM 103,4 tanggal 29 Juli 2009 dengan thema POSDAYA ANGKAT POTENSI LOKAL MASYARAKAT
Laporan: Riri Wijaya
Saat ini Gerakan Posdaya yang dimotori oleh Yayasan Damandiri semakin meluas dikalangan masyarakat dan mendarat di lebih dari 100 Kabupaten/ Kota.
Berbagai perguruan tinggi seperti Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) di Purwokerto, Universitas Sarjana Wiyata di Yogyakarta, Universitas Muhammadiyah di Malang, Universitas Airlangga di Surabaya, IPB Bogor, UPI Bandung dan lainnya menerjunkan mahasiswanya untuk melakukan amanat Tri Dharma Perguruan Tingginya, salah satunya dituangkan melalui KKN Thematik Posdaya.
Prof.DR. H. Haryono Suyono dalam siaran kali ini mengatakan, KKN Tematik ini bertujuan memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk bergabung dengan rakyat membangun lembaga pemberdayaan ditingkat akar rumput. Disinilah kepekaan, keberanian dan keterampilan mereka diasah. Setelah pembekalan mereka diharapkan bisa menjalankan KKN nya dengan optimal. Lebih jauh Prof Haaryono mengatakan, dilapangan, mahasiswa tidak boleh menjadi pengurus Posdaya tetapi mereka membantu merundingkan perencanaan, mendampingi dan memantau pelaksanaannya. DR. Rohadi Haryanto yang mendampingi Prof Haryono, mengambil salah satu contoh dari pelaksanaan Program Kuliah Kerja Nyata Posdaya yang dilakukan oleh Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto Tahun 2009 ini. Menurutnya, Bupati Pemalang sangat merespon kegiatan ini dan berpesan agar para mahasiswa dapat mempublikasikan kesan baik yang didapat dari Kabupaten Pemalang kepada wilayah asal masing-masing mahasiswa tinggal. Potensi localpun tengah dikembangkan seperti produk dodol nanas, manisan pala dan manisan strowberri pada Posdaya desa di Kecamatan Belik dan Watukumpul. Tentunya akan banyak lagi potensi local yang bisa di eksplore diwilayah-wilayah lainnya. Prof. Haryono mengatakan, selain masyarakat mendapat manfaat dari pelaksanaan Posdaya karena beragam kepentingan mereka dapat ter akomodir muolai dari kesehatan, pendidikan dan penambahan ekonomi keluarga, mahasiswa pun mendapat SKS dan Dosen pembimbing mendapat kredit point dari Kampus. |