|
Oleh Riri Wijaya, reporter Radio DFM
Ketua Panitia Hari Lanjut Usia Prof. DR. Haryono Suyono menyatakan, peringatan Hari Lansia Nasional 2012 yang jatuh pada hari ini, akan dijadikan momentum gerakan Lansia Peduli Tiga Generasi. Selain gerakan peduli sesama lansia, melalui gerakan Posdaya, lansia bisa memberikan manfaat dan perhatian kepada generasi di bawahnya, yaitu balita dan remaja.
Memandu dialog dan silaturahmi bersama Ibu Negara Ani Yudhoyono dengan perwakilan lanjut usia yang berasal dari 33 Provinsi, berlangsung meriah di Istana Negara Selasa (29/5), Prof. Haryono menyatakan bahwa dengan meningkatnya usia harapan hidup para Lansia menjadi 70 tahun, maka produktivitas para lansia harus tetap dipelihara. Bahkan secara lugas Prof Haryono membagi kriteria usia para lansia ini menjadi Tiga jenis, yaitu kategori pertama pada usia 60-70 tahun disebut sebagai lansia muda, Usia 70-80 tahun sebagai lansia dewasa dan lansia 80 tahun keatas sebagai lansia paripurna.
Semerntara itu, Ani Yudhoyono sangat mengharapkan para lansia Indonesia bisa terus berkarya dan produktif untuk membangun Bangsa ini. Direfleksikan bagaimana Ki Hajar Dewantoro, tokoh nasional kita yang tetap berkarya diusia senja sebelum tutup usia pada umur 69 tahun.
Proses penuaan penduduk, kata Ani Yudhoyono, akan memberi dampak pada berbagai aspek kehidupan baik sosial, ekonomi dan terutama kesehatan. Menjaganya harus dimulai sejak dini di usia muda dengan menjaga pola hidup sehat dan mempersiapkan masa lanjut usia secara lebih baik.
Tahun ini Ani SBY memasuki usia 60 tahun. seperti yang tercantum dalam Undang-Undang Nomor 13 tahun 1998 tentang Kesejahteraan Lanjut Usia, bahwa kelompok lanjut usia adalah penduduk yang telah mencapai usia 60 tahun ke atas. Sedangkan suami tercinta, Presiden SBY telah memasuki usia 63 tahun.
Dengan memiliki KTP seumur hidup dan rambut memutih, tak menghalangi semangat Orang nomer I di Republik ini untuk tetap bekerja dan mengabdi kepada bangsa dan negara. Bahkan dengan bangga Presiden SBY melalui Ibu Negara ’mendeclare’ sebagai bagian dari ”Lansia Indonesia.”
Hadir dalam acara ini Menteri Sosial Salim Segaf Al Jufri yang juga memberikan pesan dalam peringatan HALUN yang berthemakan ”Lansia Peduli membangun Harmonisasi Tiga Generasi,” bahwa ”Sebaik-baiknya manusia adalah mereka yang usianya panjang dan dan semakin banyak amalnya. Sebaik-baiknya manusia yang paling banyak manfaatnya kepada sesama manusia,” ujarnya bersemangat. Dengan jumlah lansia sebanyak 20 juta jiwa saat ini, mereka ini 56%nya tergolong mampu dan dapat memberi kepedulian kepada sesama lansia, keluarga dan lingkungannya.
Rupanya para lansia yang hadir di Istana negara dalam peringatan HALUN ini, memiliki berbagai macam profersi sebelum mereka pensiun. Ada pengajar, pegawai negeri, pejabat negara bahkan wiraswasta dan pengusaha. Bahkan ada seorang lansia yang pandai membuat lukisan siluet dan memberikan kepada Ibu negara sebagai kenang-kenangan dalam penutupan acara.
Sebelumnya, dialog yang cukup akrab berlangsung antara Ibu Ani dengan peserta lansia yang hadir. Acara ini dihadiri pula oleh Menteri PP dan PA Linda Gumelar, Ketua Sikib Ratna Joko Suyanto, Okke Hatta Rajasadan Sylvia Agung Laksono.
Selamat memporingati Hari Lanjut Usia Nasional ke 16. Malam nanti acara dipusatkan di TMII dengan menggelar Jambore Nasional Lansia. Tayangan TVRI peringantan HALUN dapat disaksikan di TVRI pada hari Kamis jam 20.00-21.00 WIB sementara siaran tunda dapat didengarkan melalui RRI pro 2 Jakarta 88,8 FM pada hari Kamis jam 20.00-21.00 WIB dan Radio 103,4 DFM. (Riri Wijaya)
|