Aktifitas
PAK SUGIRI PDF Print E-mail
Saturday, 14 February 2009 19:08

PAK SUGIRI MANTAN MENTERI PERHUBUNGAN

Ir. Sugiri

Bapak Ir. Sugiri, mantan Menteri Perhubungan masih ingat betapa para peseerta KB mendapat kemudahan untuk mempergunakan kereta api dan bus dalam rangka pulang kampung. Bekerja sama dengan Bank di DKI Jakarta, khususnya Bank BRI, Kepala BKKBN pernah menciptakan layanan untuk para akseptor KB pulang kampung tanpa membawa uang.

Dengan kerjasama Departemen Perhubungan dan Bank BRI, para peserta KB itu memperoleh tanda bahwa uangnya ada di bank berupa sertipikat resmi.Di kampungnya, antara lain di Wonogiri, dimana bupatinya kebetulan juga adik dari pak Giri, dan jumlah yang pulang mudik sangat banyak, para peserta KB itu selalu aman karena tidak membawa uang tunai. Malam itu pak Sugiri menerima buku langsung dari Prof Haryono disertai rasa hormat dan harapan agar upaya serupa bisa diulang lagi untuk menolong rakyat kecil.

Last Updated on Saturday, 14 February 2009 19:08
 
PAK SUBAGIO PDF Print E-mail
Saturday, 14 February 2009 18:58

PAK SUBAGIO SH MEWAKILI YAYASAN SUPERSEMAR

Image
Subagio SH

Pak Subagiao SH, Ketua yayasan Supersemar, salah satu Yayasan yang didirikan pak Harto malam itu tampak tegar diantara para tamu VIP acara peluncuran buku pak Haryono. Seperti diketahui Yayasan Supersemar ikut memberikan andil yang cukup besar terhadap suksesnya program KB di masa lalu karena atas petunjuk pak Harto anak-anak keluarga akseptor yang tidak mampu, utamanya anak perempuan, diberikan beasiswa untuk sekolah pada sekolah kejuruan.

Ribuan anak keluarga kurang mampu yang kebetulan orang tuanya ikut KB mendapat kemudahan dan kalau memenuhi syarat diberikan beasiswa sampai selesai sekolahnya. Bapak subagio yang dimasa lalu juga adalah ajudan Presiden Soeharto dan pernah bekerja di Sekretariat Negara mengetahui dengan jelas kiprah pak Haryono beserta pak Harto dalam mengembangkan gerakan KB di Indonesia.

Last Updated on Saturday, 14 February 2009 19:00
 
RITOLA TASMAYA PDF Print E-mail
Saturday, 14 February 2009 18:48

RITOLA TASMAYA SIAP JADI ANGGOTA DPR

Image
Ritola Tasmaya

Ritola Tasmaya, MSc, mantan Sekda DKI Jakarta, mantan Kepala BKKBN DKI Jakarta, mantan Deputi BKKBN Pusat, dewasa ini sedang getol-getolnya mengadakan pengenalan diri kepada masyarakat di Jakarta Selatan. Ritola Tasmaya yang biasanya bekerja dibelakang meja sebagai Deputi Perencanaan yang ulet dan jago, sereta Kepala BKKBN propinsi yang berhasil, atau Sekda dalam pemerintahan Gubernur Sutiyoso tidak banyak tampil di muka umum.

Karena itu, biarpun Ritola menempati nomor urut pertama, tetap rajin masuk keluar kampung untuk memperkenalkan diri agar dipilih oleh rakyat. Kesediaannya untuk siap menjadi anggota DPR terpanggil karena pengetahuan dan pengalamannya membantu rakyat menuju keluarga sejahtera sangat luar biasa. Oleh karena itu banyak sekali rakyat di daerah Jakarta Selatan yang berharap agar Ritola tetap bergerak cepat memperkenalkan diri dan dipilih. Malam itu beliau hadir pada peluncuran buku karena kedekatannya dengan pak Haryono yang perjuangannya diantara rakyat kecil tidak dapat dipandang ringan.

Last Updated on Saturday, 14 February 2009 18:50
 
AKBAR TANJUNG PDF Print E-mail
Saturday, 14 February 2009 18:39

AKBAR TANJUNG PUJI HARYONO SEBAGAI KOMUNIKATOR POLITIK

Image
Akbar Tanjung

Akbar Tanjung, politikus ulung, mantan Menteri dan Mantan Ketua DPR, dalam acara peluncuran buku Haryono : Mengubah Loyang menjadi Emas, memberi komentar yang sangat positip bahwa pak Haryono adalah seorang komunikator politik yang ulung.

Dengan kata-kata sederhana Haryono, pada waktu sama-sama mencalonkan diri menjadi calon presiden dalam Konvensi Partai Golkar, mampu mengundang rasa kagum dan tepuk tangan para peserta konvensi. Padahal Akbar Tanjung yang sudah sangat terkenal masih kalah tepuk tangannya dibanidngkan Haryono yang tidak disangka-sangka.Akbar juga menyatakan bahwa Haryono mempunyai pandangan tentang Workfare State yang lebih masuk akal dibandingkan Welfare State yang menjadi negara sebagai pendekar yang memberi umpan untuk rakyatnya saja.Sayangnya, karena anggaran yang dimiliki keduanya tidak memadai, keduanya tidak jadi presiden RI. Keduanya bertemu malam itu dan Haryono tetap berharap bahwa Akbar Tanjung, yang kebetulan isterinya adalah bekas mahasiswanya, bisa menjadi calon kembali di masa depan.

Last Updated on Saturday, 14 February 2009 18:40
 
IBU MOERPRATOMO PDF Print E-mail
Saturday, 14 February 2009 18:29

IBU MOERPATOMO NOBENG BEKEN

Image
Ibu Moerpratomo

Ibu Moerpratomo, Mantan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan sekaligus mantan Wakil Ketua DPA, merasa sangat dekat dengan pak Haryono. Pada saat peluncuran buku dan setelah menerima buku pak Haryono : Mengubah Loyang menjadi Emas, Ibu mantan Wakil Ketua DPA yang selalu mengenakan baju biru itu juga protes kepada Dewi Hughes yang membawakan acara peluncuran dengan sangat baik itu.

Beliau tidak diberi kesempatan untuk memberi komentar.Sebagai Menteri Pemberdayaan Perempuan di masa pak Harto, kalau beliau ke luar negeri, selalu mendapat pujian betapa hebatnya negara kita mengelola program KB. Tetapi Ibu yang baik hati dan selalu mengadakan kerjasama antara Kementerian UPW dan BKKBN itu selalu menyatakan bahwa beliau "nebeng populer" karena yang bekerja keras adalah para ibu di pedesaan. Karena itu beliau selalu mempersilahkan para pengagum untuk melihat sendiri betapa dengan koordinasi yang baik antara berbagai lembaga kegiatan program dapat dilaksanakan dengan baik tanpa ada ganjelan antar lembaga yang ada. Hasilnya untuk kemajuan kaum perempuan dan rakyat pada umumnya.

Last Updated on Saturday, 14 February 2009 18:29
 
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Next > End >>

Page 7 of 28