|
Saturday, 14 February 2009 18:19 |
|
IBU MOERYATI TIDAK TRIMA 
Ibu Dr. Moeryati Soedibyo, Wakil Ketua DPA tidak terima dan protes. Setelah menerima buku pak Haryono Mengubah Loyang menjadi Emas, Ibu Wakil Ketua DPA yang sepuh tetapi masih sangat kelihatan muda ini memprotes Dewi Huges kenapa tidak diminta memberi komentar. Padahal beliau sudah siap dengan segudang kenangan dengan pak Haryono. Sewaktu sedang gencar-gencarnya mengembangkan program KB di Indonesia beliau telah diminta oleh Ibu Tien Soeharto untuk membantu sampai ke pedesaan.Sebagai pengusaha Mustika Ratu beliau ditugasi oleh Ibu Tien agar membantu para ibu yang telah ikut KB untuk mengembangkan kegiatan produktip di pedesaan. Maka bersama Kepala BKKBN pada waktu itu, pak Haryono, dikembangkan salon masuk desa. Ibu-ibu diberi pelajaran memotong dan mencuci rambut serta kegiatan lainnya. Diberinya bantuan berupa gunting dan alat sederhana lainnya sehingga para ibu akseptor KB bisa membuka salon di pedesaan. Ibu Moeryati yang datang dikawal mbak Putri, putrinya tercinta, sangat bangga dengan pengalaman membantu ibu-ibu di pedesaan tersebut. |
|
Last Updated on Saturday, 14 February 2009 18:19 |
|
|
Saturday, 14 February 2009 09:30 |
|
PAK AM FATWA MENYEMPATKAN DATANG Pak AM FATWA seorang politikus yang pada masa pak Harto berkuasa sempat mengendam dalam penjara, malam itu menyempatkan hadir pada peluncuran buku Haryono Suyono : Mengubah Loyang menjadi Emas. Pak AM Fatwa sempat disebut pak Haryono sebagai salah satu calon presiden yang masih malu-malu dan belum mendeklarasikan dirinya secara jelas. Kelakar pak Haryono itu disambut ketawa dan dengan penuh kemesraan pak AM Fatwa dengan senang hati menerima buku langsung dari pak Haryono yang didampingi cucu-cucunya seperti Bima, Cici dan Ray. |
|
Last Updated on Saturday, 14 February 2009 09:30 |
|
Saturday, 14 February 2009 09:15 |
|
PAK TRY SUTRISNO BINTANG TAMU PELUNCURAN BUKU HARYONO
Pak Try Sutrisno yang malam itu didampingi Ibu Try telah menjadi bintang tamu peluncuran buku Haryono Suyono : Mengubah Loyang menjadi Emas. Pak Try yang mantan Wakil Presiden pada saat Haryono menjadi pembantu pak Harto sebagai Menteri Kependudukan menyampaikan sambutan pembuka yang mengulas siapa pak Haryono. Uraian itu menjadi pengantar suasana malam itu seakan kembali ke malam dan hari-hari program KB di Indonesia sedang mekar-mekarnya. Pidato pak Try menentukan sambutan lain yang pada umumnya memberikan apresiasi kepada tugas yang dibebankan oleh negara dan bangsa ini kepada putra Indonesia yang dinilai cerdas, rajin, dan selalu bekerja dengan tuntas tersebut. |
|
Last Updated on Saturday, 14 February 2009 09:18 |
|
|
Saturday, 14 February 2009 09:02 |
CAPRES SUTIYOSO HADIRI PELUNCURAN BUKU HARYONO Dengan nada seloroh Haryono berterima kasih karena Capres Sutiyoso, yang adalah mantan Gubernur DKI dalam dua masa jabatan, telah menyempatkan hadir pada peluncuran buku Haryono Suyono, Mengubah Loyang menjadi Emas. Capres Sutiyoso yang disebut Haryono sebagai satu-satunya yang telah mendeklarasikan dirinya menjadi capres diantara empat orang “kemungkinan” capres yang malam itu hadir bahkan menyebutkan bahwa dirinya telah belajar senyum dari pak Haryono.Suasana itu menjadi bagian yang meriah dari acara peluncuran buku yang dihadiri pula oleh tokoh-tokoh poliitik, mantan Menteri dan Mantan Wakil Presiden Try Sutrisno dan Ibu Try serta wakil Ketua DPD Ibu Moeryati Soedibyo dan putrinya Putri. |
|
Friday, 13 February 2009 20:24 |
BUKU MENGUBAH LOYANG MENJADI EMAS DILUNCURKAN
Pada hari Rabu tanggal 11 Februari 2009 malam, buku Otobiografi pak Haryono Suyono yang diberi judul “Merubah loyang menjadi Emas” telah diluncurkan. Peluncuran otobiografi yang semula dimaksudkan sebagai pertanda usia beliau yang ke 70 tahun itu terpaksa tertunda beberapa bulan. Salah satu alasannya adalah editing yang dikerjakan dengan sangat teliti, terutama karena bahan-bahan yang setiap kali di edit selalu ditambah oleh para sahabat yang ikut terjun dalam banyak peristiwa pembangunan gerakan KB di Indonesia. 
Peluncuran perdana itu dilakukan oleh Kepala BKKBN Pusat Bapak dr. Sugiri Syarief, MPA. Serta disaksikan oleh para sahabat diantaranya tampak Bapak Try sutrisno, mantan Wakil Presiden RI, Menteri Koperasi dan UKM Surya Dharma Ali, Mantan Menteri Koperasi Bustanil Arifin, Subiakto Tjakrawerdaya, Wakil Ketua DPD Ibu Dr. Muryati Sudibyo, Wakil Ketua MPR AM Fatwa, Mantan Menteri Pemberdayaan Perempuan Ibu Sulasikin Murpratomo, Dra Sri, Mantan Menteri Perhubungan Ir. Sugiri, Mantan Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso, mantan Ketua DPA Sudomo dan tidak kurang dari 700 tamu undangan lainnya. Peluncuran buku yang dipandu oleh Dewi Hughes itu berlangsung meriah dan diiringi oleh lagu-lagu yang dinyanyikan oleh para tuna netra dari DNIKS dan PPCI. |
|
Last Updated on Friday, 13 February 2009 20:29 |
|
|
|
|
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Next > End >>
|
|
Page 8 of 28 |