Random Photo

ALL |0-9 |A |B |C |D |E |F |G |H |I |J |K |L |M |N |O |P |Q |R |S |T |U |V |W |X |Y |Z

Search Alphabetical News News

REKTOR UPI, PROF DR. SUNARYO AKAN BEBERKAN KKN TEMATIK Buat halaman ini dlm format PDF Cetak halaman ini Kirim halaman ini ke teman via E-mail
Menurut rencana, dalam Konperensi Nasional Kesejahteraan sosial 2009 yang akan dibuka Menteri Sosial RI tanggal 6 Oktober nanti, Prof. Dr. Sunaryo, Rektor UPI Bandung akan membeberkan pengalaman perguruan tinggi itu dalam KKN Tematik Posdaya. Konperensi yang akan dihadiri dan diberikan sambutan oleh Gubernur Jawa Barat itu akan menempatkan pidato Rektor UPI sebagai pidato yang sangat karena keinginan mengembangkan pendekatan sosial gaya baru. Materi pendekatan sosial gaya baru itu adalah pengembangan kembali atau penyegaran modal sosial bangsa seperti gotong royong untuk mengundag masyarakat membangun secara mandiri dan berkelanjutan. 

Konperensi yang akan dibuka secara resmi oleh Menteri Sosial itu akan diisi oleh Prof. Sunaryo dengan gagasan dan pengalaman UPI menyelenggarakan KKN Tematik, yaitu membantu dan mendampingi masyarakat membangun, mengisi dan mengembangkan Posdaya di pedesaan. Pendampingan oleh mahasiswa akan menguntungkan kedua belah pihak, yaitu kalangan perguruan tinggi dan mahasiswa serta masyarakat pada umumnya.

Kalangan perguruan tinggi akan mengetrapkan tri dharma perguruan tinggi dengan menempatkan mahasiswa dan dosen sebagai tenaga pendamping dalam tugas-tugas pendidikan masyarakat sehingga kalau nanti para mahasiswa sudah lulus, maka dalam keadaan masyarakat yang makin maju, para pejabat akan bertindak sebagai fasilitator. Pengalaman ikut serta dalam KKN Tematik Posdaya akan memberi pembekalan yang baik untuk peran tersebut.

Di kalangan rakyat banyak pendampingan para mahasiswa akan menyuburkan kreatifitas, entrepreneur, dan budaya baru yang menghargai kaum intelektual yang bersedia berjuang sampai ke tingkat pedesaan. Kenyataan itu akan merangsang anak desa untuk membangun cita-cita sekolah setinggi-tingginya. Karena itu disamping pendidikan dan pengajaran, KKN Tematik itu juga akan merupakan bahan kajian dan pengembangan bagi perguruan tinggi yang ingin menilai kemampuan mahasiswanya bergaul dengan rakyat.

Bagian tridharma pengabdian tidak berarti memproyekkan rakyat oleh mahasiswa, tetapi memberi warna pengabdian itu bukan sekedar memberi uang, tetapi mengisi pengetahuan dan ketramprilan sehingga muncul entrepreneur muda yang berbakat dan akan menyalurkan bakat itu untuk rakyat. Dalam konteks seperti itulah diharapkan pidato Prof Sunaryo itu akan menjadi acuan yang sangat penting. (HS).
 
< Sebelumnya   Selanjutnya >
© 2010 Personal Website of Haryono Suyono