Random Photo

ALL |0-9 |A |B |C |D |E |F |G |H |I |J |K |L |M |N |O |P |Q |R |S |T |U |V |W |X |Y |Z

Search Alphabetical News The Media Say

Haryono: Banyak Program Pro-Rakyat Tapi Forum Rakyat Nyaris Sirna Buat halaman ini dlm format PDF Cetak halaman ini Kirim halaman ini ke teman via E-mail
Image
Para peserta seminar lansia di Gedung BKKBN Pusat Jakarta
Harian Pelita, Rabu, 24 Juni 2009

Jakarta, Pelita
Pemerintah memiliki banyak program pro-rakyat tetapi forum rakyat yang semua berjalan bagus nyaris sirna. Apalagi, forum untuk kalangan lansia (lanjut usia). Oleh karena itu, lansia yang klni sebagai potensi pembangunan harus digiatkan melalui berbagai pemberdayaan.
"Bersama lansia, kegotongroyongan kita giatkan melalui pembentukan forum silaturahmi seperti Pos Pemberdayaan Keluarga," kata Ketua Yayasan Damandiri, Prof Dr Haryono Suyono, dalam seminar lansia di Gedung BKKBN Pusat Jakarta, Selasa (23/6).

Dalam acara yang dipandu artis Heny Purwonegoro, kelompok lansia dari unsur LVRI, Pepabri, LLI, PWRI, dan undangan khusus seperti mantan menhub Agum Gumelar, hadirmenyemarakkan seminar yang juga menyoroti soal UU Lansia.

Dihadapan lansia yang kebanyakan mantan pejabat pemerintah, Haryono Suyono, menegaskan bahwa naiknya angka usia harapan hidup sangat berdampak terhadap pembangunan nasional. tetapi Haryono meminta agar tidak mem-pantikan lansia.

Apalagi, kondisi lansia berbeda-beda sehingga dalam penanganannya pun harus beda. "Intinya lansia harus kita berdayakan. Setidaknya, lansia kita ajak untuk berkebun di rumahnya atau disekitarnya," tuturnya.

Menurut mantan Menko Kesra, berbagai persoalan lansia belum mampu optimalkan lansia. Misalnya, banyak organisasi tetapi networknya ke daerah masih minim. Bahkan, masih ada kelompok masyarakat yang menilai lansia tidak memiliki kemampuan lagi. "Itu dulu, sekarang banyak lansia produktif."

Dijelaskannya bahwa ada tiuga golongan lansia. Pertama lansia produktif berusia sekitar 60 tahunan. Lansia ini tanpa diminta pun siap membangun bangsa ini. "Jumlahnya di Indonesia sudaha mencapai sekitar 4 juta jiwa.

Kedua, lansia yang perlu peberdayaan dan berusia sekitar 70 tahun. mereka butuh organisasi, butuh kegiatan, dan butuh pemberdayaan. Sedangkan lansia yang perlu bantuan adalah lansia berusia sekitar 80 tahun. Maka, Haryono Suyono, mengajak para lansia untuk tidak kenclor berkarya di masyarakat.

Sebelumnya, Ketua Panitia Seminar Lansia, Laksda TNI (pur) Warsono HP, mengakui jika keberadaan UU Lansia masih belum efektif. Oleh sebab itu, berbagai pertemuan diperlukan dalam memperluas jaringan dan memberdayakan lansia.

Secara terpisah, Direktur Bina Kesehatan Komunitas Departemen Kesehatan, Dr Bambang Sardjorio MPH, mengatakan prOporsi penduduk lansia di atas 60 terus mengalami peningkatan. Diperkirakan pada tahun 2010 mencapai 24 juta jiwa atau 9,77 persen dari jumlah penduduk Indonesia.

Untuk itu Departemen Kesehatan (Depkes) telah berupaya meningkatkan pelayanan kesehatan dasar di Puskesmas dan Puskesmas santun lanjut usia. Program kesehatan lansia juga akan dimasukkan dalam RPJMN 2010-2015. "Dengan demikian urusan lansia menjadi wajib dalam layanan kesehatan dasar," ujarnya.

Kebijakan yang telah dirumuskan adalah program dan kegiatan yang dapat menunjang derajat kesehatan dan mutu kehidupan lansia. Program pokok kesehatan inenanaiiikun pola hidup sehat dengan memprioritaskan upaya promotif dan promotif, tanpa inengabaikan upaya kuratif (pengobatan) dan rehabilitatif.

Indikator Puskesmas atau institusi lain yang peduli pada lansia bisa dilihat antara lain menyediakan sarana yang dapat mempermudah lansia. Misalnya, tangga yang landai, tempat antrean khusus lansia.

Kepedulian terhadap lansia diharapkan tumbuh di kalangan masyarakat. Saat ini sejumlah LSM sudah mulai melakukan home care. Lansia yang bermasalah bisa saja tinggal di rumahnya sendiri. "Petugas Puskesmas diharapkan dapat melayani dengan jemput bola ke rumah lansia," ujarnya.

Sementara, keberadaan panti jompo yang saat ini tercatat sebanyak 243 panti jompo menampung 11 ribu lansia, dapat lebih diberdayakan.

Tujuan Program Kesehatan Lanjut Usia adalah untuk meningkatkan derajat kesehatan lansia agar tetap sehat, mandiri, dan berdayaguna sehingga tidak menjadi beban bagi dirinya sendiri, kelaurga, maupun masyarakat.(oto/dew)
 
< Sebelumnya   Selanjutnya >
© 2010 Personal Website of Haryono Suyono